Samarinda - Borneo FC akan menghadapi PSBS Biak dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 pada Sabtu (11/4). Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, mengungkapkan timnya menghadapi kendala serius dalam persiapan jelang menghadapi Borneo FC.
Marian menyebut, perjalanan panjang dan berliku menjadi tantangan tersendiri bagi timnya. Semula, PSBS Biak dijadwalkan terbang langsung dari Bali ke Samarinda. Namun, akhirnya mereka harus mengubah rute akibat kendala penerbangan.
"Kita seharusnya dari Bali langsung ke sini, tapi karena masalah penerbangan, kita harus kembali ke Jogja, lalu ke Jakarta, baru ke Samarinda," ungkapnya.
Kondisi tersebut diakui cukup mengganggu persiapan tim. Meski demikian, ia tetap berharap para pemain mampu tampil maksimal di pertandingan nanti.
"Kami berharap pemain bisa menunjukkan permainan terbaik sesuai dengan yang kami inginkan," tambahnya.Di sisi lain, PSBS Biak datang dengan situasi yang tidak mudah. Mereka saat ini berada di dasar klasemen sementara, sementara calon lawannya, Borneo FC, berada di posisi kedua. Meski demikian, Marian menegaskan bahwa dalam sepak bola segala kemungkinan bisa terjadi.
"Kami sadar situasi ini sulit, apalagi menghadapi tim papan atas. Tapi dalam sepak bola, apa pun bisa terjadi. Kami datang untuk menunjukkan bahwa kami juga bisa melawan," tegasnya.
Marian juga mengakui motivasi pemain menjadi tantangan tersendiri di tengah kondisi tim saat ini. Namun, dengan komposisi 17 pemain yang dibawa ke Samarinda, ia memastikan seluruh skuad siap memberikan yang terbaik.
"Kami membawa 17 pemain dan semuanya siap bermain. Kami berharap mereka bisa memberikan penampilan terbaik," ujarnya.
Diketahui, secara klasemen Borneo FC menempati posisi kedua dengan 57 poin, sedangkan PSBS Biak berada di peringkat ke-18 dengan 28 poin. Laga ini menjadi kesempatan bagi PSBS Biak untuk memperbaiki posisi mereka di papan klasemen.
